analisis implikatur dalam film Calbuth

Implikatur Film Calbuth Dari Komik Implikatur Film Calbuth Dari Komik

calbuth.netJika berhubungan dengan Implikatur Film Calbuth Dari Komik,tentu nya kami sudah mendapatkan informasi yang berhubungan ,yang kami sudah kami rangkum menjadi artike dengan sifat informatif dan merujuk terhadap topik yang berkaitan. Berikut ini adalah artikel yang kami rangkum dan berhubungan dengan Implikatur Film Calbuth Dari Komik

ABSTRAK Permasalahan dalam penelitian ini, yaitu (1) Maksim mana saja yang mengambang dalam implikatur komik Calbuth ? dan (2) Bagaimanakah latar belakang terjadinya pengambangan pada implikatur komik Calbuth ? Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui maksim prinsip kerja sama H. G. Grice mana saja yang mengambang pada implikatur komik Calbuth ? dan (2) Mendeskripsikan latar belakang terjadinya pengambangan pada implikatur komik Calbuth ? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah Komik Cerita Spesial Calbuth: Ayah ibu Buku 17, The Calbuth Special, dan Calbuth Pika-pika. Seluruhnya diterbitkan oleh Penerbit Elex Media Komputindo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui beberapa tahap yaitu pendeskripsian data, klasifikasi, analisis, dan evaluasi. Teknik penarikan kesimpulan dengan cara induktif, deduktif, dan campuran. Dari analisis data ditemukan adanya maksim yang mengambang. Pengambangan itu terjadi baik pada maksim tunggal maupun maksim jamak atau pengambangan pada lebih dari satu maksim secara bersamaan. Maksim tunggal tersebut adalah maksim kuantitas, kualitas, relevansi, dan cara. Sedangkan pengambangan pada maksim jamak adalah pengambangan maksim kuantitas-cara, kuantitas-relevansi, cara-relevansi, dan kuantitas-relevansi-cara. Adapun latar belakang terjadinya pengambangan pada implikatur komik Calbuth  karena adanya praanggapan yang sama antara penutur dan mitra tutur, referensi, common knowledge, inferensi, dan prinsip analogi. Praanggapan yang sama antara penutur dan mitra tutur adalah latar belakang yang paling banyak terjadi.

Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data tes, diketahui bahwa keterampilan menulis karangan narasi siswa kelas IV MI Roudlotusysyubban Kecamatan Winong Kabupaten Pati setelah mengikuti pengajaran menulis karangan narasi melalui media komik tanpa teks dengan teknik mengarang terpimpin telah terbukti mengalami peningkatan. Hasil tes pada siklus I diperoleh nilai rata-rata sebesar 70,78 pada siklus II nilai rata-rata kelas sebesar 82,61. Hal ini menunjukkan peningkatan dari siklus I ke siklus II terjadi peningkatan sebesar 11,83. Jadi, peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 16,71%. Peningkatan keterampilan menulis karangan narasi tersebut diikuti dengan perubahan perilaku siswa ke arah positif, yaitu siswa semakin aktif dan antusias dengan pengajaran menulis karangan narasi melalui media komik tanpa teks dengan teknik mengarang terpimpin. Dari hasil penelitian tersebut, saran yang dapat peneliti rekomendasikan antara lain :

BAca Juga  :Fakta Dibalik Film Claybuth

(1) guru mata pelajaran bahasa dan sastra Indonesia kiranya dapat menggunakan media komik tanpa teks dan teknik mengarang terpimpin sebagai salah satu alternatif media dan teknik pembelajaran dalam penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran.

Dengan teknik tersebut, telah terbukti dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis karangan narasi. Selain itu, penggunaan media dan teknik ini juga membuat proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan menyenangkan. Hal ini disebabkan siswa diajak untuk menguraikan peristiwa yang ada dalam gambar sehingga lebih mudah bagi siswa untuk memahami isi dari gambar, selain itu juga teknik mengarang terpimpin dapat membantu siswa untuk lebih mudah dalam menulis karangan. Penggunaan media komik tanpa teks dan teknik mengarang terpimpin diharapkan mampu membuat proses pembelajaran bahasa khususnya pada aspek keterampilan menulis menjadi lebih bervariasi dan menyenangkan,

(2) guru mata pelajaran lain, hendaknya termotivasi untuk menggunakan metode, teknik dan media pembelajaran yang lebih baik lagi dalam membelajarkan mata pelajaran lainnya,

(3) peneliti lain hendaknya termotivasi untuk melengkapi penelitian ini dengan menggunakan metode, teknik dan media lain untuk meningkatkan keterampilan menulis karangan narasi,

(4) para praktisi atau peneliti dibidang pendidikan dapat menggunakan penelitian ini sebagai bahan untuk melakukan penelitian yang lain dengan teknik dan media pembelajaran yang berbeda sehingga didapat alternatif dalam metode pembelajaran.